Nikmatnya Sajian Ala India

Queen’s Tandoor Restaurant 

Jika mendengar kata India, pikiran akan langsung melayang pada lagu-lagu dan tarian yang dinamis. Negeri tempat industri Bollywood berada itu ternyata memiliki khasanah kuliner yang tidak kalah beragam dengan yang ada di nusantara. Bagi para pecinta kuliner yang ingin mencicipi makanan khas India yang otentik, tidak perlu jauh-jauh pergi ke negara asal Syah Rukh Khan tersebut. Di Bali sendiri ada sebuah restoran yang menyajikan makanan India hasil olahan para chef profesional yang didatangkan langsung dari tempatnya berasal.

Queen’s Tandoor Restaurant menawarkan pengalaman menikmati rasa otentik makanan serta spirit budaya India. Menu yang ditawarkan sangat bervariatif mulai dari hidangan lembut dan ringan hingga makanan pedas khas India Selatan. Ada pun pilihan menu antara lain aneka cream soup serta aneka kari dengan pilihan menu daging ayam, domba, atau pun seafood. Ada pula nasi briyani yang diolah secara khusus, yaitu dimasak selama 24 jam dalam wadah tanah liat. Sehingga menghasilkan aroma makanan yang khas dan tekstur yang empuk. 

Bagi mereka yang menjalankan gaya hidup mengonsumsi makanan vegetarian, tidak perlu khawatir memilih menu karena di Queen’s Tandoor Restaurant terdapat berbagai pilihan masakan. Ada Vegetarian Sheekh Kebab, Paneer Tikka, Paneer Black Pepper, Makai Jalfrazi, dan masih banyak lagi. Tidak hanya makanan utama dan pembuka, di Queen’s of India juga menyediakan menu penutup yang juga khas India. Seperti Gulab Jamun yang berasal dari India Utara, merupakan panganan manis yang terbuat dari susu. Ada es krim ala India bernama Kulfi, Lassi atau minuman berbahan yoghurt, Gajar Halwa yang terdiri dari wortel, susu, dan buah-buahan kering. Tidak lengkap bila menyeruput Teh Masala yang merupakan minuman kental yang terdiri dari berbagai rempah sehingga baik untuk kesehatan.

Queen’s Tandoor Restaurant tersebar di beberapa tempat. Daerah Kuta, tepatnya di Jalan Kartika Plaza, Tuban. Di Nusa Dua, berlokasi di Jl. Pratama, Tanjung Benoa, No 65B. Ada pula di Kabupaten Gianyar, di jalan Suweta, Ubud, berseberangan langsung dengan Puri Saren. Sementara di kawasan Seminyak mengusung nama Queen’s Tandoor, yaitu di Jl. Raya Seminyak, No 1/73. Hampir semua restoran memiliki desain interior bergaya Asia Selatan kecuali restoran di Ubud namun tiap restoran tetap menjunjung standar kenyamanan dan kebersihan yang sama. 

Utamakan Kualitas

Pemilik Queen’s Tandoor Restaurant, Neeta Shamdasani Malhotra, sangat memperhatikan tingkat kepuasan konsumen, karena itu ia berkomitmen menghadirkan kualitas produk lewat kesan penyajian, juga terpenting dalam hal pengolahan. Hal ini terlihat dari kebijakan restaurant yaitu membuat dua ruang dapur, pertama khusus memasak vegetarian food sementara yang satunya untuk mengolah makanan non vegetarian. Dengan demikian tidak akan ada bahan masakan yang tercampur sehingga dapat dipastikan makanan yang disajikan sesuai dengan kebutuhan dan permintaan konsumen. 

Bentuk komitmen lainnya yaitu upaya mempertahankan konsistensi rasa masakan. Neeta menjelaskan bahwa ia tidak pernah mengubah resep masakan meskipun ada bahan yang habis dan merek yang biasa digunakan tidak dapat ditemui di supplier mana pun. Ia lebih memilih tidak mengeluarkan menu tersebut daripada harus menyubstitusi bahan itu dengan merek lainnya. Selain itu standar kualitas bahan masakan sangat diperhatikan agar tidak mengubah rasa makanan. 

Neeta yang sangat menyukai dunia masak memasak tetap saja tidak ingin sembarangan menghasilkan produk masakan. Ia mempercayakan kualitas makanan pada para chef profesional. Demi mendapatkan cita rasa yang sesuai ia pun mendatangkan langsung chef dari India.  Soal rasa, bisa dipastikan restoran ini menyajikan makanan dengan cita rasa serupa dengan yang ada di negeri aslinya. Namun Neeta mengaku ada sedikit upaya modifikasi yang dilakukan lantaran adanya perbedaan iklim antara India dan Indonesia, sehingga bila benar-benar mengikuti resep asli akan membuat produk yang dihasilkan menjadi kurang menyehatkan bila dikonsumsi. 

Ternyata upaya modifikasi tersebut tidak membuat konsumen kecewa, termasuk dari kalangan tamu India. Mereka bahkan menyarankan saya untuk membuka cabang di negara asal mereka karena menganggap masakan kami justru lebih enak dari yang biasa mereka konsumsi,” ungkap Neeta. 

Hidangan Berbagai Event

Ternyata, Queen’s of India awalnya tidak dikhususkan sebagai restoran khas India. Meningkatnya jumlah wisatawan India yang datang ke Bali mendorong Neeta untuk berani mengeksekusi peluang yang ada. Wisatawan India dikenal sangat memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Meskipun datang ke daerah yang asing mereka masih ingin tetap memakan makanan sesuai kecenderungan lidah mereka. Sehingga restoran seperti Queen’s of India sangat diminati oleh wisatawan dari Negeri Bollywood tersebut. 

Selain melayani konsumen yang datang langsung ke restoran, Queen’s of India juga menyediakan makanan untuk berbagai event. Seperti acara pernikahan, meeting, dan lain sebagainya. Queen’s of India juga bekerja sama dengan beberapa hotel rekanan untuk menyediakan sarapan bagi para tamu yang menginap. Ada pula layanan delivery makanan sehingga konsumen dapat memesan makanan dari rumah maupun hotel tempat menginap. Area jangkauan layanan delivery yaitu seputaran Denpasar, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua dan Canggu.   

Setelah dibuka sejak tahun 2004, hingga sekarang ternyata para tamu yang datang ke Queen’s of India Restaurant tidak hanya dari Warga Negara India atau warga keturunan yang telah lama menetap di Indonesia. Neeta menjelaskan bahwa masakan di tempatnya tersebut juga digemari oleh wisatawan asal Australia, Taiwan, maupun turis domestik. Sehingga bisa dikatakan ia tidak menargetkan secara khusus pangsa pasar yang ingin ditujunya. Pintu restaurant terbuka selebar-lebarnya bagi mereka yang baru pertama kali mencicipi sajian khas India maupun mereka yang sudah nyaman dengan cita rasa masakan di sana sehingga sanggup datang berkali-kali.

Namun tentu saja Neeta berharap agar kunjungan wisatawan asal India terus meningkat tiap tahunnya. Sebagai pengusaha yang ikut terlibat di industri pariwisata, ia melihat adanya potensi penurunan jumlah wisatawan India. Hal itu dikarenakan belum adanya direct flight yang dapat membawa penumpang dari India langsung ke Indonesia. Sementara banyak negara di luar sana yang menyediakan direct flight ke negara mereka juga memiliki destinasi wisata yang tak kalah indah dengan Bali. Tentunya Neeta berharap agar para pengampu kebijakan dapat segera memberikan solusi praktis terhadap permasalahan yang ada. Pariwisata Bali terus berkembang tentunya akan meningkatkan ekonomi masyarakat, termasuk kalangan pengusaha seperti Neeta.

Written By
More from travelife

Visi Membangun Pariwisata Karangasem Berkelanjutan

I Made Agus Kertiana, SH Karangasem merupakan kabupaten yang berada di ujung...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *