Gangguan Teknis AirAsia Tujuan Bali Terjun Bebas 20.000 Kaki

 AirAsia penerbangan QZ 535 rute Perth (Australia) menuju Denpasar (Bali, Indonesia) terpaksa putar balik pada Minggu (15/9/2017).

Hal itu disebabkan karena pesawat Airbus A320 itu tiba-tiba mengalami kendala teknis, jatuh dari ketinggian 34.000 kaki ke ketinggian 10.000 kaki dalam waktu beberapa menit saja.

Para penumpang kesal, karena para kru kabin tampak panik dan berteriak saat insiden tersebut terjadi.

“Mereka (kru kabin) histeris. Tidak ada kepanikan berarti sebelum itu. (Usai mereka berteriak), semua orang panik,” tutur salah satu penumpang, Mark Bailey seperti dikutip travelifeindonesia dari Kompas.com

Pihak AirAsia langsung melayangkan pernyataan pers terkait putar balik penerbangan ke Perth tersebut.

“Keputusan tersebut diambil oleh kapten pilot penerbangan guna memastikan keselamatan penumpang menyusul adanya kendala teknis,” begitu kutipan pernyataan dari AirAsia, Senin (16/9/2017).

Pesawat mendarat di Bandara Internasional Perth pukul 12.40 waktu setempat pada hari yan sama.

“Kami mengapresiasi pilot-pilot kami karena telah mendaratkan pesawat dengan selamat dan sesuai dengan prosedur standar operasional,” tutur Head of Safety Grup AirAsia, Kapten Ling Liong Tien.

Pernyataan tersebut juga menjelaskan bahwa seluruh penumpang yang terkena dampak telah dipindahkan ke penerbangan berikutnya yang tersedia.

“Keselamatan penumpang dan awak penerbangan adalah prioritas kami. AirAsia meminta maaf kepada penumpang atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.”

Written By
More from travelife

Jatiluwih Festival 2019

Glorifying Dewi Sri for Prosperity and Harmony Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW)...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *