Desa Potato Head

Bicara soal anjangsana wisata di Bali, kawasan Seminyak terus menunjukkan geliat dengan hadirnya beragam resor dari segala jenis kelas. Perpindahan tren wisata yang lebih niche serta lifestyle oriented dari kawasan Legian dan Kuta sejak hampir satu dekade lebih membuat Seminyak hingga Canggu menjadi destinasi baru yang selalu dicari para wisatawan penyuka spot baru. 

Inovasi pun turut dilakukan oleh Potato Head, yang telah tersohor dengan Potato Head Beach Club yang dikenal dengan bermacam sajian hiburannya, mulai dari kuliner, cocktailslive music, hingga rave party disertai pemandangan sunset yang sangat menawan di pantai Seminyak. 

Kehadiran konsep Desa Potato Head tentu membawa wajah baru bagi tren hospitality di kawasan Seminyak, Bali. Salah satu yang menjadi daya tarik utama adalah dibukanya Potato Head Studios, hotel yang mengusung spirit creative center di mana tamu maupun pengunjung dapat melakukan dan mempelajari banyak hal terutama mengenai lingkungan.

Di sepanjang tahun 2020 ini, Potato Head Studios telah menyiapkan banyak akvititas untuk dinikmati para pengunjungnya seperti olahraga tepi pantai, sound healinglong-table dinnersworkshop berbasis lingkungan, serta music performance untuk mengisi momen sunset khas pantai Seminyak yang menakjubkan.

Sebuah konsep yang tidak hanya menyajikan kesenangan bagi pelanggan kami, tetapi juga membuka cara pandang baru yang patut untuk disadari”, papar Ronald Akili selaku founder Potato Head. Tidak mengherankan saat menginap di Potato Head Studios, atau menikmati sekeliling kompleks Desa Potato Head setiap detail pada produknya bisa dipastikan ramah lingkungan. casa indo

Written By
More from travelife

Raja Ampat Kembali Gelar Festival Bahari 2017

Untuk ke tujuh kalinya Festival Bahari Raja Ampat diselenggarakan di Waisai, Raja Ampat, Papua...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *